by

Pemerintah Meminta Wisatawan Jangan Dulu Berkunjung Ke Kawasan CPUGG Selama Masa Pandemi Covid-19

Bagikan

Mypalabuhanratu.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Pengelola Ciletuh – Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) menghimbau kepada para wisatawan untuk tidak mengunjungi kawasan CPUGGp selama masa pandemi covid-19 belum berakhir.

Hal tersebut disampaikan Iyos Somantri, selaku Ketua Badan CPUGGp dalam video singkatnya, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Sukabumi khususnya, umumnya Jawa Barat dan Indonesia.

“Bagi para wisatawan kami minta untuk sementara tidak mengunjungi kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark ( CPUGGp ) hingga masa pandemi berakhir,” katanya.

Iyos yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan protokol kesehatan seperti :

1. Menghindari tempat-tempat keramaian yang berpotensi sebagai tempat penyebaran virus corona covid-19, kemudian menghindari tempat kerumunan dan lokasi umum lainnya.

2. Menunda atau membatalkan kegiatan yang melibatkan kumpulan massa.

3. Menerapkan physical distancing dengan menjaga jarak sekurangnya 1,5 meter dan  menggunakan masker jika terpaksa kita harus pergi ke luar rumah.

4. Infeksi corona virus covid-19 dapat dicegah dengan selalu atau sering mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer .

Diketahui Kawasan CPUGGp mencakup 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, dimulai dari Kecamatan Cisolok – Cikakak – Palabuhanratu – Simpenan – Ciemas ( Ciletuh dskt ) – Waluran – Surade – Ciracap ( Ujunggenteng dan sekitarnya).

Bagi para pengelola geosite, pemandu wisata, pengelola hotel, penginapan dan homestay rumah makan, serta semua mitra Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp), Iyos memberikan semangat serta menjadikan momentum ini sebagai media untuk mengevaluasi agar lebih baik.

“Tetap optimis, tetap berkarya dan terus berinovasi, kita yakin bahwa pandemi covid-19 ini akan berakhir dan pariwisata Indonesia Khususnya Kabupaten Sukabumi akan bangkit kembali,” pungkasnya.

Tim Mypalabuhanratu.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lainnya